Thursday, 24 September 2015

Pelajaran Idul Adha: Setiap Kita adalah 'Ibrahim'

 
Setiap kita adalah 'IBRAHIM' dan
setiap Ibrahim punya 'ISMAIL'

Ismail- mu mungkin 'HARTAMU'
Ismail- mu mungkin 'JABATANMU'
Ismail- mu mungkin 'GELARMU'
Ismail- mu mungkin 'EGOMU'
Ismail- mu mungkin adalah sesuatu yang paling engkau 'SAYANGI' dan engkau 'PERTAHANKAN' di dunia ini...

Ibrahim tidak diperintah Allah untuk membunuh Ismail, Ibrahim hanya diminta Allah untuk membunuh rasa 'KEPEMILIKAN' terhadap Ismail, karena pada hakikatnya semua adalah milik Allah.

Semoga Allah menganugerahkan keshalihan Nabi Ibrahim dan keikhlasan Nabi Ismail kepada kita semua.

Selamat Hari Raya Idul Adha 1436H.
Semoga puasa Arafah, qurban kita adan amalan kita lainnya diterima oleh Allah.
Robbana Taqobbal Minna.
Read More

Wednesday, 23 September 2015

Berburu Batik di Kampung Batik Semarangan



Lawang sewu, maskot nya Semarang


Saya jadi tour guide!
Belum genap 2 minggu saya pindah ke Semarang, saya sudah dikasih tugas dari kakangmas tercinta untuk menemani keluarga dari Surabaya yang sedang jalan-jalan ke Semarang. Saya excited banget tentu saja. Sebagai orang yang demen keliling-keliling saya langsung browsing nyari tempat asik yang cocok buat kami jalan. Wisata kuliner, wisata budaya dan tentu saja cari oleh-oleh. 
Read More

Thursday, 17 September 2015

Market Exploring: Pasar Simongan

Jam masih menunjukkan pukul 06.30 pagi, namun geliat kehidupan sudah begitu terasa kuat disini. Perputaran uang di tempat ini mungkin tidak sebanyak di pasar-pasar yang lain. Namun, bagi sebagian orang, tempat ini adalah tempat mereka mengais rezeki untuk menyambung hidup hari demi hari.

Menunggu pembeli
Namanya Pasar Simongan, namun lebih terkenal dengan sebutan sebagai Pasar Beka. Salah satu dari sedikit pasar tradisional di kota Semarang yang belum tersentuh relokasi. Pasar ini kecil saja, tapi jangan salah. Hampir semua kebutuhan rumah tangga ada disini.

Ada penjual sayur. 
 
Jasa memarutkan kelapa
Read More

Sunday, 13 September 2015

Monggo Tindak Trenggalek: Trenggalek, Kota-Berteman-Hati ku yang Tercinta


 
alun-alun Trenggalek 




Pro sederek monggo tindak Trenggalek
Kutho cilik pabrike tempe kripik
Alen-alen wis ana wiwit biyen
Uga jajan warna-warna camilan...

Ah, begitu banyak kenangan tentang kota ini. Betapa tidak,  lahir dan menghabiskan masa kecil hingga dewasa di kota ini adalah takdir indah yang sudah Tuhan beri. Setiap sudutnya punya catatan cerita tersendiri. Begitu emosional dan sentimentil.
Tempe kripik dan alen-alen. Salah satu jenis makanan khasnya. Lidah dijamin bergoyang karena rasanya yang tidak mudah dilupa. Rasa daun jeruk yang kuat dalam setiap gigitan tempe kripik dan renyahnya alen-alen berwarna kuning terang. Tenang, pewarnanya dari bahan alami, tanpa pengawet tentu saja.

Read More

Friday, 4 September 2015

Gua Kreo, Pesona Tersembunyi di Kota Semarang


“Ndul, gw lagi di Semarang nih. Ke Gua Kreo yuk, pan deket rumah lu.
Mumpung gw cuti nih..”


Bbm dari salah satu anggota geng rempong, Tria. Sayang sekali bbm itu saya terima ketika saya sudah duduk manis di gerbong kereta. Mau mudik ke Surabaya. Duh, sayang bangeeeettt... :(

Sebenarnya Gua Kreo bukanlah obyek wisata yang asing buat saya. Sejak pertama kali pindahan ke kota Semarang, baliho tentang gua ini termasuk baliho yang mencuri perhatian saya. Bagaimana tidak, baliho ini bertengger dengan besarnya di pertigaan lampu merah Klenteng Sam Poo Kong. Dan berhubung akses jalan saya banyakan lewat jalan itu, otomatis saya jadi liat terus baliho dan gambar monyet yang jadi ikon gua Kreo.

Read More