Friday, 26 August 2016

Senangnya Berkirim Paket dengan JNE



 
gambar dari http://www.jne.co.id/en/home

“Pakeeettt...!”
Asyikkk!!! Suara mas-mas JNE itu begitu merdu di telinga. Akhirnya paket yang ditunggu datang juga. Kemarin pagi memang ibu mengabarkan akan mengirimkan makanan. Keren ih, baru sehari sudah sampai. Ibu memang suka sekali mengirimkan sesuatu buat saya. Apalagi sejak tahu anaknya ini hamil. Ibu tidak pernah absen memantau asupan makanan yang saya makan. Setiap saya cerita soal makanan, pasti kurang dari tiga hari akan tiba paket berisi makanan yang saya maksud. Mulai dari jajanan kering semacam keripik tempe, alen-alen ataupun keripik sukun bahkan ibu pernah beberapa kali mengirimkan buat saya daun kelor fresh from the kebon! Mentang-mentang kantor JNE-nya ada di sebelah rumah. Hehehe :)
 Selain kiriman dari ibu, kiriman paket yang sering saya terima adalah dari online shop. Di jaman ini, berbelanja secara online menjadi pilihan berbelanja yang mudah, praktis dan menghemat waktu. Buku, pakaian, sepatu, tas, gadget dan produk perawatan kulit adalah beberapa produk yang beberapa kali saya beli secara online.
Urusan perpaketan yang berkesan salah satunya adalah saat mencoba peruntungan menjadi dropshipper untuk suatu produk sandal dan sepatu. Sebagai pemain baru tentu banyak kebingungan yang saya alami. Apalagi jika terkait dengan penelusuran paket produk yang sudah dikirim. Tak jarang menghadapi pelanggan yang rewel terkait paket yang dikirim. Omelan pelanggan yang tak sabar menunggu paketnya sampai hingga keluhan karena mereka tidak bisa melakukan penelusuran paket meski no resi sudah dikirim. 

Tampilan aplikasi My JNE

Namun seiring berjalannya waktu masalah yang dulunya membuat saya ciut nyali menjadi hal yang lumrah dihadapi. Apalagi sejak saya berkenalan dengan aplikasi My JNE. Di aplikasi tersebut, kita dapat menelusuri paket yang kita kirim atau paket yang akan kita terima dengan cukup mudah. Selain itu, kita juga bisa melakukan pengecekan tarif terupdate untuk pengiriman ke kota yang kita tuju. Tentu ini sangat bermanfaat untuk para penjual online untuk menyampaikan jumlah ongkos kirim yang perlu dibayarkan oleh pembeli.
Fasilitas lain yang saya sukai dari JNE adalah adanya layanan PESONA (Pesanan Oleh-Oleh Nusantara). Fasilitas ini menyediakan produk makanan khas daerah di Indonesia yang biasanya sulit untuk dikirim. Karena mudah rusak atau basi. Sekarang saya sudah tidak bingung lagi kalau ada teman atau saudara dari luar kota yang ingin menikmati yummy nya Bandeng Juwana, tahu bakso atau Lunpia Semarang. Kirim pakai PESONA JNE saja! 
Kabar baik lainnya adalah kantor pusat JNE Semarang yang baru akan buka di dekat rumah, di Jalan Kumudasmoro Tengah No 5, belakangnya FIF Pamularsih.  Konon bangunan yang rencananya berlantai 4 ini akan jauh lebih besar daripada kantor lamanya di Jalan Kyai Saleh. Dengan tersedianya 14 cash counter di kantornya yang baru, diharapkan akan mampu melayani pelanggan JNE secara lebih optimal. Sebandinglah dengan pertumbuhan pelanggannya yang selama Januari-Juli 2016 saja sudah menyentuh 25-30%. Menurut info dari sumber yang terpercaya pula, lantai 4 dari gedung baru JNE Semarang akan didedikasikan untuk para pelaku UKM. Sebagai bentuk rasa terimakasih JNE kepada para pelaku UKM sebagai pelanggan utama customer retailnya. Cihuy bingitts!
Dengan seabrek keunggulan itu, tentu kini tidak perlu lagi ragu untuk menggunakan layanan JNE dalam hal pengiriman paket. Masih ragu? Sila kontak akun twitter resmi JNE di @JNE_ID. Adminnya baik kok. Ganteng lagi. Siapa tahu masih jomblo, ye kan?! :p

0 komentar:

Post a Comment